• Local Phone : 021 8690 6777 | 021 8690 6770
  • Whatsapp : 0812 9595 7914 | 0812 8006 9024 | 0813 8742 8586 | 0821 1470 6170 | 0813 1066 1358
  • Whatsapp : 0821 1470 6170 | 0852 1117 4591 | 0878 7867 0721 | 0816 1740 8926 | 0888 6129 511
  • Email : sales@timbanganindonesia.com
Home

kapal_pelabuhan.jpg

Pelindo II Terapkan Layanan Timbangan Manual

22 July 2013 03:14


Antisipasi PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Peesero II dengan cara manual aktifitas timbangan truk pengangkut barang dan peti kemas guna mengurangi kepadatan truk yang mengular panjang di gate terminal 3 dermaga konvensional dan multipurpose.


"Kami sudah menginstruksikan aparat lapangan agar kegiatan penambangan truk pengangkut barang dilakukan secara manual dengan alat angkut reach stacker," ujar General Manager Pelindo II cabang Tanjung Priok, Ari Henryanto, Selasa 16 Juli 2013.


“Jadi saat peti kemas di angkut reach stacker dari atas truk disitu bisa terlihat berat atau tonasenya. Itulah yang saya instruksikan di lapangan, itu (penimbangan) secara manual, dan ini bisa mengurai kepadatan,” katanya. Dia mengatakan kemacetan truk-truk bemuatan besat yang terjadi di Pelabuhan Priok, lebih dipengaruhi buruknya infrastruktur jalan di luar pelabuhan saat ini.


Sebabnya, sebagian besar ruas jalan menuju pelabuhan maupun sebaliknya rusak berat dan berlubang ditambah terdapat penyempitan ruas jalan akibat pembangunan akses tol langsung Priok section E2, Cilincing-Jampea. Menurutnya, jika terjadi keterbatasan alat di dalam pelabuhan, bisa segera dipenuhi dengan penambahan sejumlah peralatatan bongkar muat. “Tetapi ini soal infrastruktur di luar pelabuhan,” tuturnya.


Indonesian National Shippowners Association (INSA) DKI Jakarta melalui ketuanya, C.Alleson menuturkan saat ini kapal sudah mulai mengantre untuk pelayanan bongkar muat di Pelabuhan Priok karena lapangan penumpukan di sisi dermaga penuh. “Kapal mulai menunggu bongkar sampai lapangan kosong. Semua pihak harus kerja cepat, jika kondisi ini terus berlangsung akan terjadi kongesti,” ujarnya.


Kebutuhan timbangan akhir – akhir ini semakin banyak dicari oleh  berbagai perusahaan di segala bidang. Jumlah berat barang yang ingin ditimbang dengan timbangan keakurasian yang tinggi merupakan faktor penentu keuntungan sebuah perusahaan atau perorangan sekalipun. Kita ketahui, jika berat suatu barang diukur dengan akurasi yang rendah tentunya akan merugikan berbagai pihak, baik produsen, distributor, dan konsumen.


Kutipan : bisnis com




Produk yang Terkait Artikel Pelindo II Terapkan Layanan Timbangan Manual

Timbangan_HD_A7_Small1.jpg
Timbangan HD A7 Small
Detail
Timbangan_HD_A7_Big3.jpg
Timbangan HD A7 Big
Detail
Timbangan_HDI.jpg
Timbangan HDI
Detail